Selasa, 12 Februari 2013

MEMBENTENGI AKIDAH UMAT


Figure 1 Acara hari ni
         Alhamdulillah, hari ini selasa 12 januari 2013, saya telah datang ke kuliah umum di Gedung Kuliah Umum Sardjito UII yang diselenggarakan oleh kerjasama antara DPPAI UII dan majalah islam nasional QIBLATI dalam rangka meramaikan MILAD UII .
          Yang membedakan kuliah umum kali ini ialah pihak pembicara langsung datang dari timor tengah. Pembicara tersebut bernama Syeikh abu Abdurrahman mamduh ibn Muhammad ibn ali al farhan al buhari. Beliau didampingi ustad usman saleh yang ingin mengumpulkan ilmu dari beliau dan yang kalau baca qur'an fasih dan sangat merdu.
           Meski acara undur sekitar setengah jam karena tersesat, namun tidak mengurangi semangat para jama'ah yang datang, rasa antusias dan ingin tahu dari para peserta membuat jalannya acara sangat lancer. Untuk sambutan saja bapak wakil rector bachnas saja ada didalam ruangan dan dalam pelaksanaannya para pembicara diterjemahkan oleh seorang penerjemah bahasa arab, selain itu video tentang syi'ah yang ditunjukan benar benar mengejutkan.
           Pokoknya kesan pertama untuk kuliah umum pake penerjemah gak buruk, kalu boleh dibilang malah berkesan,karena tadi di pembukaan telah dikatakan bahwa UII kemungkinan aka nada acara lagi utuk mengundang pembicara dari luar
            udah gratis dapat free snack, dan kebetulan ada pembagian hadiah lewat quiz ,dengan hadiah yang macam macam seperti gelas UII, jam dinding, hingga gratis langganan majalah QIBLATI selama 6 bulan!.( Kalau saya sih dapatnya Cuma jam dinding doing (lumayan buat di kost-an, OH YEAH!)

Figure 2 Jam gratis WooHOO!
         Diakhir acara adaacara salam salam dengan para pembicaara dan ternyata pihak dari QIBLATI datang pula mke UII, maka UII patut bangga mudahan aja makin banyak lagi deh acara acara kayak gini

Figure 3 Pihak majalah QIBLATI

REFLEKSI KULIAH UMUM    
    Kuliah umum tadi pagi lebih tertuju pada membentengi akidah agama dari syi'ah yang sekarang mulai ada di Indonesia. Inti inti yang dapat saya simpulkan berdasarkan kuliah tadi adalah bahwa:
  1. Jaga akidah kita dengan menjauhkan diri dari subhat subhat yang ada ,
  2. Agama lain menggunakan ayat ayat mutasyabihat(multi tafsir/ bisadiartikan dengan banyak cara) untuk membenarkan keyakinan mereka berdasarkan alqur'an. Padahal ayat ayat mutasyabihat tidak dapat dijadikan landasan sebuah agama karena penafsiran yang banyak dapat ditafsirkan untuk menguntungkan pihaknya sendiri. Karenanya gunakanlah ayat muhkamaat (jelas) untuk menjadikan landasan.
  3. Dan Allah melarang kita menggunakan ayat mutasyabihat untuk jadi landasan sesuai Q.S. Ali Imraan ayat 7
    "Dialah yang menurunkan Al Kitab (Al Quran) kepada kamu. Di antara (isi)nya ada ayat-ayat yang muhkamaat, itulah pokok-pokok isi Al qur'an dan yang lain (ayat-ayat) mutasyaabihaat. Adapun orang-orang yang dalam hatinya condong kepada kesesatan, maka mereka mengikuti sebahagian ayat-ayat yang mutasyaabihaat daripadanya untuk menimbulkan fitnah untuk mencari-cari ta'wilnya, padahal tidak ada yang mengetahui ta'wilnya melainkan Allah. Dan orang-orang yang mendalam ilmunya berkata: "Kami beriman kepada ayat-ayat yang mutasyaabihaat, semuanya itu dari sisi Tuhan kami". Dan tidak dapat mengambil pelajaran (daripadanya) melainkan orang-orang yang berakal."
  4. Orang orang yang senang mengguakan ayat mutasyabihaat mencoba menyebarkan fitnah dan membuat kegaduhan karena menggunakan ayat yang belum jelas artinya sementara ada ayat yang jelas artinya tidak bisa dipakai
  5. Banyak dari orang kafir menggunakan hadits palsu dalam penyebarannya.
  6. Berdaasarkan kuliah tadi, beliau berkata untuk melindungi akidah dihadapan mereka ada 4 tindakan:
    1. Ketika mereka sampaikan hadits palsu, maka mintalah ayat qur'an yang mendukung riwayat hadits mereka
    2. Ketika mereka memberikan ayatmutasyabihaat (multi tafsir), maka mintalah ayat yang muhkamaat (jelas artinya)
    3. Ketika masih bersi keras, maka katakana" lakum dinukum walliyaddin" yakni "bagimu agamamu dan bagiku agamaku"
    4. (jangan dilakukan) ketika mereka bersikeras dan meminta muhkamaat namun ntidak ada dan menklaim bahwa al-qur'an tidak lengkap dan anda mengakuinya (hal itu membuat anda kafir)
    Kira kira itu beberapa hasil refleksi yang bisa saya dapatkan hari ini. Da may!