Minggu, 03 Agustus 2014

Burjo di Yogyakarta

Bagi yang mau ke jogjakarta untuk kuliah, apalagi di Universitas Islam Indonesia wajib tahu apa yang sering dikenal dengan nama burjo. Sebenarnya burjo itu warung makan biasa tapi sering disama samain karena meskipun beda pemilik dan tidak saling terintegrasi mereka memiliki plkang nama yang satu jenis.
L:\DCIM\Camera\IMG20140802102523.jpg
Gambar 1 Plang Burjo tuh sama kuning ijo semua
Seringnya sih disebut burjo, padahal gak semua menyediakan bubur kacang ijo, lebih kaya warung makan kecil dan biasanbya dilanbggani oleh mahasiswa , umumnya sih buka 24 jam. Tapio menunya itu itu aja.
L:\DCIM\Camera\IMG20140802102442.jpg
Gambar 2 Layout burjo itu kecil dan sederhana
Warung Burjo sendiri biasanya kecil namun menu yang dihidangkan umumnya sama dari varian mie, nasi telor, sarden, dan ayam, serta beragam minumjan sachetan kaya nescafe, es teh, dan extra joss. Yang membedakan hanya porsi, sayur, dan sambal dari tiap warung. Sama tiap penjual burjo itu orang sunda semua , sepertinya bisnis daerah.
L:\DCIM\Camera\IMG20140802102502.jpg
Gambar 3 harga harga di burjo (mahal) dan tiap tahun pasti naik sekitar (rp500-rp1000)
Sebagai saran saja, harga yang dijual di burjo itu sebenarnya agak mahal karena dengan menambah sedikit saja kita bisa makan ditempat makan yang prasmanan dengan menu yang variatif. Jadi  bagi yang mau kos jangan terlalu terpaku dengan makanan burjo dan beranilah mencoba makanan yang baru dan pastinya banyak yang lebih enak dan mengenyangkan disbanding burjo dengan harga yang sama, sedikit mahal atau bahkan lebih murah.
L:\DCIM\Camera\IMG20140802102030.jpg
Gambar 4 Nasi Sarden rp6500/porsi tapi sardennya kecil dan nasinya sedikit

Penilaian Kualitas
Harga – (4/10) , Harga di burjo itu lumayan mahal kalau melihat porsi yang didapat, coba bandingin dengan warung lain apalagi prasmanan, bahkan rp.7500 aja bisa dapat nasi goreng banyak
Pelayanan – (2/10) , Biasanya sih di burjo Cuma layanin ngasih makanan, kadang ngajak ngobrol kalau udah akrab,  tapi  di burjo ini tidak ada pelayanan lebih ama TV
Rasa – (4/10) , di Burjo ini rasanya tidak ada yang special dan bahkan kalau bisa dibilang ada burjo yang menyajikan sarden lebih banyak dan lebih kental kuahnya, dengan sambal berbeda