Minggu, 18 September 2016

"Kapan?" hmm....


Pertanyaan “kapan…?” merupakan pertanyaan yang tidak begitu menyakitkan pada saat aku kecil. Entah mulai kapan, aku mulai menghubungkan dengan hal hal yang negatif pada diriku. Hal ini paling kurasakan pada saat pengerjaan skripsi akhirku. Dimana Ibu dan teman teman yang bertanya padaku “kapan selesai?” atau “kapan lulus?” sebagai bentuk kepedulian mereka. Tidak ada yang salah pada pertanyaan itu, mungkin aku saja yang terlalu tidak bias membaca maksud kepedulian mereka dan akhirnya kesal atau gusar dengan perhatian mereka.

Menurut analisa pribadi, ketika kita ditanya “kapan…?” kita menangkap ekspektasi atau harapan dari lawan bicara kita, bahkan ketika mereka tidak berekspektasi apapun atau sekedar basa basi kita akan tetap menganggap mereka berharap jawaban baik. Namun, dengan keadaan kita yang belum dapat memenuhi ekspektasi tersebut membuat diri kita kecewa, dan akhirnya membuat kita menjadi kesal. Kekesalan ini sebenarnya tidak terarah kepada lawan bicara kita yang menanyakan, tapi terarah kepada diri kita sendiri yang tidak mampu memberikan jawaban memuaskan pada diri sendiri dan orang lain.

Ada berbagai macam respon yang saya keluarkan dari pertanyaan ini, mulai dari marah, senang, senyum ketus, kesal , sedih,dll. Respon yang kita berikan akan bergantung apakah jawaban kita memuaskan atau tidak. Saya masih ingat ketika saya selesai pendadaran, saya menjawab pertanyaan “kapan selesai?’ yang dulu membuat saya gusar, sekarang saya jawab dengan senang dan santai. Namun, belum beberapa lama pertanyaan “kapan wisuda?” muncul.

Saya  belajar bahwa pertanyaan “kapan…?” tidak akan pernah selesai. Ketika kita lulus, akan ditanya kerja, setelah itu keluarga, lalu anak dan seterusnya. Hal yang bisa kita lakukan daripada marah soal pertanyaan ”kapan…?” lebih baik kita jadikan hal itu sebagai pacuan untuk menjadikan diri yang terbaik sehingga kita bisa memberikan jawaban terbaik ketika ditanya. Pasti ada saatnya kita akan ditanya hal ini, namun jika kita merespon dengan baik, saya percaya kita akan menjadi orang yang lebih baik.


So,this is my answer to "kapan...?", what's your answer?