Jumat, 16 September 2016

Mencontek atau tidak, ada bedanya




Budaya mencontek adalah budaya yang susah mati dari para pelajar di sekolah. Padahal kegiatan mencontek adalah kegiatan yang tidak sesuai dengan sifat kejujuran yang diajarkan dari kecil. Murid murid yang selama ini mencontek tergiur dengan usaha yang lebih mudah dan nilai yang mungkin didapat lebih tinggi. Selalu ada cara baru dalam mencontek, mulai dari yang tradisional hingga canggih modern menggunakan teknologi. Hanya satu hal yang dapat menghentikan budaya mencontek ini yakni kejujuran.

Budaya jujur adalah salah satu hal yang dapat menanggulangi budaya mencontek. Dengan hal sederhana seperti tidak mencontek dalam ujian, sebenarnya inti dari ujian untuk menguji kemampuan benar benar tercapai. Apapun hasilnya, kita akan dapat hasil dari yang kita perjuangkan dan akan ada rasa kebangaan tersendiri didalam hal ini. Ketika kita mendapat hasil yang kurang memuaskan saat jujur, kita harus memperkuat diri untuk tidak mencontek dan sebaliknya menggunakan ini sebagai pacuan untuk berjuang lebih keras lagi.

Ketika mencontek dan berhasil, kita akan merasa tidak ada tantangan, namun ketika gagal atau tidak ada yang bisa dicontek, orang yang terbiasa mencontek akan cenderung menjadi lemah dan menyalahkan orang lain. Sifat yang seperti ini tidak cocok untuk memimpin bangsa, bayangkan apa yang akan dilakukan orang seperti ini jika mendapat tantangan dari Negara luar. Namun, ketika kita tidak mencontek dan terus berusaha, suatu saat kita mendapat hasil baik, akan ada rasa senang luar biasa yang kita rasakan dan kebangaan akan kemandirian saat menghadapi tantangan itu.

Mental kemandirian yang muncul dari diri yang memiliki rasa jujur saat ujian ini, akan menjadi karakter yang gigih berjuang saat aka nada tantangan di masa depan. Orang orang dengan karakter jujur dan tangguh, serta mandiri seperti inilah yang kita butuhkan sebagai pemimpin di masa depan.  Anak anak yang mengerjakan ujian dengan penuh tanggung jawab dan kejujuran pasti dengan sigap dapat berkata “aku anak jujur”. Tapi sebaliknya untuk orang yang terbiasa mencontek, dimana dia akan malu dan tidak pantas untuk mengatakan hal itu.

Jadi, Mau memilih yang mana? Orang orang tidak jujur yang mencontek? Atau orang orang yang jujur dan memiliki integritas yang memilih untuk terus bekerja keras melawan tantangan dan ujian?