Sabtu, 03 September 2016

PELESTARIAN BURUNG UNIK INDONESIA


Penulis: Adam Afrixal Sinuraya

 

1.    Kekayaan Hewan Indonesia


Hewan akan memiliki anatomi masing-masing yang mendukung dalam segala aktifitasnya dan adaptasi dengan keadaan keadaan geografis lingkungannya. Hewan-hewan yang ada di dunia ini memiliki ciri-ciri khusus yang terbentuk lewat penyesuaian diri dengan lingkungannya. Indonesia merupakan salah satu Negara Kepulauan di dunia yang memiliki ribuan pulau dengan jenis dan karakter yang berbeda beda. Dengan habitat pulau-pulau di Indonesia yang beragam, maka Indonesia  memiliki banyak binatang khas yang unik di masing masing daerah.

Diantara beragam jenis hewan unik yang ada di dunia burung merupakan hewan yang kaya dengan variasi jenis spesies.dan karakter ekologi. Hal ini juga berkaitan dengan adanya kemampuan burung untuk memilih habitat yang sesuai dengan ketersediaan sumberdaya untuk kebutuhan hidupnya. penyebaran dan populasi burung di suatu habitat dipengaruhi oleh faktor fisik/lingkungan seperti tanah, air, temperatur, cahaya matahari dan faktor biologis yang meliputi vegetasi dan hewan lainnya

Indonesia menjadi pemilik dari 1.594 jenis spesies burung dan menjadi negara ke lima terbesar dunia dari 10.000 jenis hewan itu yang kini berkembang biak. Kalimantan timur merupakan salah satu daerah dataran rendah di Indonesia yang diselimuti hutan hujan tropis. Kawasan hutan Kalimantan timur memiliki ekosistem yang sangat mendukung keanekaragaman jenis burung. Hutan hujan sangat kaya akan batang-batang pohon besar yang dihiasi tumbuhan merambat dan pohon ara pun sangat melimpah. Oleh karena itu, hutan hujan sangat berpotensi kaya akan jenis burung, sehingga memiliki nilai konservasi yang sangat tinggi.

2.    Beleang Bulwor Khas Kalimantan


Salah satu burung yang unik di hábitat hutan Kalimantan timur adalah Sempidan Kalimantan (Lophura bulweri) atau yang biasa dikenal dengan nama Beleang Bulwor. Sempidan Kalimantan menyukai hutan pegunungan bawah dan hutan perbukitan dengan ketinggian di atas 300 m yang sangat cocok dengan hutan di Kalimantan Timur. Burung ini memiliki ciri-ciri dimorfisme seksual yakni memiliki perbedaan berdasarkan jenis kelaminnya. Burung Beleang Bulwor Jantan panjangnya sekitar 80 sentimeter, dan berbulu hitam dengan dada merah marun, kaki merah, ekor panjang putih murni, bulu melengkung, dan kulit wajah biru cerah dengan dua pial yang menyembunyikan sisi-sisi kepalanya. Sedangkan Beleang Bulwor betina memiliki total panjang lebih kecil yakni sekitar 55 sentimeter, dan keseluruhannya berwarna coklat kusam dengan kaki merah dan kulit muka biru. Beleang Bulwor merupakan Sempidan terbesar dan paling langka di Indonesia.


Figure 1 Sempidan Kalimantan (Tim Carney)

Sempidan Kalimantan termasuk spesies burung endemik yang hanya ditemukan di Pulau Kalimantan. Di masa lalu, burung ini tersebar luas dan sangat umum dijumpai di pedalaman hutan primer Kalimantan yang tak terganggu. Namun populasinya kini terus menurun dan terpencar-pencar akibat penebangan hutan yang tak terkendali.

Pada tahun 1995, diperkirakan jumlah burung ini kurang dari 10.000 ekor. Namun, pada waktu itu belum merupakan alasan untuk menganggap burung ini sebagai spesies yang terancam punah. Sekarang, dengan data terbaru dan ilmu yang berkembang telah didapatkan informasi bahwa jumlah burung ini semakin menurun drastic bersama dengan hilangnya habitat tinggal mereka. Di Kalimantan sendiri habitat hutan tempat tinggal burung ini semakin teranceam oleh penebangan hutan secara besar besaran,  pembersihan lahan untuk kebun karet dan kelapa sawit, dan ancaman timbulnya kebakaran hutan.

Hanya sedikit kebun binatang yang mengoleksi burung ini, mengingat sulitnya proses perkembangbiakan di luar habitat aslinya. Oleh IUCN burung ini dikategorikan rentan terhadap kepunahan (Vulnerable). Burung ini telah mendapatkan perlindungan dari pemerintah dan sekarang ada kawasan konservasi burung beleang bulwor di Indonesia di Taman Bukit Raya Nasional (Kalimantan).

3.    Hubungan Hewan dan Kehidupan Manusia


Seperti Beleang Bulwor, Indonesia kaya akan beragam jenis burung di tiap tiap daerahnya, namun beragam jenis hewan dan burung telah punah karena manusia. Hubungan kehidupan manusia dengan keberlangsungan hidup burung sangatlah erat dan akan mempengaruhi kemampuan berkembang biak burung. Banyak kegiatan manusia yang mempengaruhi hidup burung secara negatif seperti pembangunan akses jalan, permukiman penduduk, pembalakan hutan, dan perburuan serta penangkapan. Kegiatan kegiatan tersebut menghalangi perkembangbiakan burung burung itu. Sebagai akibatnya sekarang burung burung endemik Indonesia seperti cendrawasih, Mentok Rimba, Kuau raja dan lain lain terancam punah.


Figure 2 Budidaya Burung Kenari (duniaternak.com)

Burung merupakan salah satu hewan yang dapat diberdayakan dan memberikan manfaat bagi kehidupan manusia. Beberapa pemberdayaan yang umum dilakukan kepada burung sangat beragam mulai dari sarang, telur, daging, bahkan suara. Keberadaan merekapun akan sangat mempengaruhi keseimbangan ekosistem yang ada. Banyak bukti manfaat dari keberadaan burung seperti pemanfaatan sarang burung wallet bagi pengobatan, terapi dengan kicau burung, pembuatan pupuk, dan keseimbangan ekosistem serangga. Dari segi pembangunan ekonomipun budidaya  burung sebenarnya sangat berpotensi mendapatkan untung. Peminat kicau burung di Indonesia yang cukup tinggi dapat menjadi pasar budidaya burung berkicau. Sebagai bukti, trend sekarang yang mulai digemari dalam budidaya burung yang sederhana namun menguntungkan antara lain ternak burung kenari, ternak cucak rowo, ternak murai batu, dan ternak love birds

Melihat beragam manfaat keberadaan burung, dan tingkat ancaman  pada eksistensi mereka, ada berbagai macam upaya yang dapat dilakukan untuk menyelamatkan populasi burung unik di Indonesia, Kita dapat memulai dengan mencegah berbagai aktivitas yang dapat mengancam kelestarian burung, terutama aktivitas penangkapan burung secara ilegal oleh masyarakat, hal ini dapat dilakukan dengan kegiatan birdwatching dan penelitian, Peran warga masyarakat sendiripun sangat dibutuhkan, oleh karena itu kesadaran warga perlu ditingkatkan, peningkatan kesadaran dapat dilakukan dengan cara mensosialisasikan pentingnya menjaga kelestarian burung.

4.    Menumbuhkan Cinta Kelestarian Burung


Perlu sekali adanya acara acara kegiatan yang dapat memicu rasa cinta akan kelestarian hewan dan burung di Indonesia. Salah satu media yang baik adalah dengan adanya lomba. Bentuk perlombaan yang tidak mengganggu keberadaan ekosistem burung dapat berupa lomba kicau burung dan fotografi burung.

Dengan adanya lomba kicau burung, masyarakat akan terpancing untuk mendapatkan kualitas suara burung yang terbaik, sehingga budidaya burung yang akan dilakukan dengan penuh perhatian. Perhatian tersebut akan ditunjukan lewat perawatan yang baik, pemberian pakan dengan kandungan menyehatkan, serta usaha budidaya perkembangbiakan. Hal ini akan memicu lahirnya burung burung kicau berkualitas tinggi dan meningkatnya jumlah burung yang ada.

Fotografi burung dapat menunjukan keindahan burung tersebut pada dunia, dan menumbuhkan rasa kagum dan cinta masyarakat yang melihatnya. Tak jarang dari rasa kagum tersebut, akan lahir beragam jenis komunitas yang akan mendukung konservasi dan perlindungan burung yang bersifat voluntary.

 


Figure 3 Perlombaan Kicau Burung (Kicaumania.wordpress)

Pemerintah sudah selayaknya memberikan bantuan dalam bentuk aturan perlindungan terhadap burung, serta hukuman bagi para pemburu liar atau poachers. Namun, dalam penerapannya aturan dan hukuman tersebut tidak akan pernah bias berjalan dengan sempurna, apabila tiada dukungan dan kerja nyata dari masyarakat Indonesia yang menerapkan aturan tersebut. Oleh karena itu, dengan menumbuhkan cinta dan kepedulian masyarakat pada kelestarian hewan dan burung diharapkan partisipasi masyarakat Indonesia dalam upaya pelestarian akan semakin tinggi.

Indonesia masih sangat berpotensi untuk menjadi pusat pelestarian hewan dengan keberagaman ekosistem yang ada didalamnya. Jangan sampai kita dikenal sebagai Negara dengan ekosistem beragam yang memunahkan beragam jenis hewan.

 


 

Referensi



wikipedia