Kamis, 26 Januari 2017

Hidupnya Harmoni Luhur lewat Pasar Rakyat




Indonesia dari dulu memang terkenal dengan lokasinya yang strategis di dunia. Pasar pasar Nusantara telah menjadi pusat transaksi barter ,penyebaran agama dan ilmu di Indonesia. Tidak dapat dipungkiri pasar memegang peran penting dalam perkembangan dan pembangunan di Indonesia, dari segi ekonomi ,sosial bahkan budaya.

Pasar rakyat merupakan salah satu hal yang unik di Indonesia. Beragam daerah di Indonesia dapat menunjukan keistimewaan serta karakter daerahnya lewat pasar rakyat. Bagaimana tidak? Masih banyak sekali masyarakat lokal Indonesia yang berjuang di pasar rakyat demi keberlanjutan hidup mereka. 

Beda rasanya belanja pasar rakyat..





Sekarang sedikit pertanyaan, 

Masih ingat kapan terakhir kali main ke pasar rakyat?

Meski relatif, saya yakin anda sudah pernah. Apalagi yang wanita dan ibu-ibu rumah tangga. Menu yang ada di piring untuk keluarga banyak didapat dari pasar rakyat. Hal ini saja sudah mengindikasikan bahwa sebenarnya pasar rakyat itu tidak bisa lepas dari kehidupan masyarakat Indonesia. Pasar rakyat sudah menjadi simbol kehidupan dan peradaban serta saksi perubahan sosial bangsa Indonesia.

Setiap daerah di sepanjang nusantara pasti memiliki pasar rakyat yang unik dengan budaya di daerahnya. Masyarakat lokal yang ada banyak menumpukan ekonomi mereka dengan berdagang di pasar. Apa yang masyarakat bawa dari kehidupan mereka akan membawa warna lebih ke pengalaman belanja di pasar rakyat, dibandingkan pasar swalayan atau supermarket

Saya pribadi masih ingat lekat, pengalaman main ke pasar rakyat. Di daerah saya tinggal dahulu tidak ada yang namanya supermarket. Jadi untuk mendapatkan barang barang makanan, terkadang saya harus menemani mama saya pergi ke pasar rakyat. Yang membuat pengalaman pergi ke pasar rakyat ini mengesankan dan susah terlupakan adalah suasana yang berbeda dan unik yang dimilikinya.

Tak Mati meski Online Tumbuh






Tidak bisa dipungkiri bahwa kemajuan teknologi telah mempengaruhi cara kita bertransaksi. Orang yang dulu pergi ke pasar, sekarang mulai beralih berbelanja online. Untuk mempopulerkannya pun, ada event Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) yang dilaksanakan tahun lalu. Dimana harga yang ditawarkan dalam berbelanja online sungguh memanjakan dompet dan tabungan. Tak khayal, jumlah transaksi dan perputaran uang yang terjadi dalam beberapa hari itu saja sangat tinggi.

Meskipun adanya sistem transaksi online akan mengubah sistem kerja di pasar tradisional. Perkembangan teknologi dapat digunakan sebagai inovasi pasar tradisional. Terobosan terobosan ini akan menumbuhkan semangat baru dan cara kolaborasi dengan banyak pihak, hal ini akan memberikan makna dan pengalaman baru kepada pasar rakyat sesuai dengan perkembangan zaman dan kebutuhan konsumen. Pasar rakyat tidak akan punah

 Potensi Baru Fastival Pasar Rakyat Nasional 






Pasar rakyat ini akan menjadi potensi perkembangan ekonomi yang sangat pesat. 

Jika Hari festival pasar rakyat nasional benar bernar dapat direalisasikan, bayangkan betapa ramainya orang datang ke pasar meramaikan kehidupan, bertransaksi dan tawar menawar sendit dengan orang lain secara langsung, serta melihat dinamika pasar yang kental dengan budaya daerah. Hari ini akan menjadi pesta rakyat yang akan mengharmonikan masyarakat Indonesia kepada kearifan lokal yang mulai tergantikan teknologi.

Tidak hanya dari segi sosial, dampak ekonomi yang ditimbulkan akan sangat tinggi. Dengan pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat yang di gencarkan pemerintah, warna warni dan ragam transaksi yang dilakukan atau ditawarkan di pasar akan menjadi semakin menarik.

Bayangkan saja setiap daerah unik dengan budayanya akan menyelimuti pasar. Pasar rakyat akan menjadi media daerah menunjukan kekayaan budayanya. Kegiatan seperti pameran budaya seni, gallery patung dan lukisan, mural daerah, hingga cara transaksi tawar menawar yang unik. Bayangkan semua kegiatan itu dapat ditemukan dalam satu tempat yang sama di temani alunan lagu daerah sepanjang jalan pasar. Bayangkan menyantap hidangan daerah dengan disuguhi pemandangan unik tersebut. 

Hmmmm…. Siapa yang tak tergiur?

Dengan menghidupkan pasar, kita bisa mendapatkan harmoni antara budaya dan ekonomi masyarakat. Seluruh nilai nilai kehidupan daerah yang jarang ditemui, sekarang saling mendukung dalam harmoni disebuah tempat sederhana yang namanya pasar.

Tidak perlu kita ke toko berbeda beda atau masuk ke pedalaman daerah hanya untuk mendapatkan souvenir yang unik, cukup pergi ke pasar, menyelusuri mencari barang  dan bertransaksi kita sudah merasakan kearifan lokal dan budayanya. 

“Sambil Menyelam Minum Air”

Hal tersebut sangat berpotensi menarik wisatawan asing ke Indonesia, dan menjadi pesona tersendiri yang dapat Indonesia tawarkan. Hal ini dapat menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke pasar rakyat. Nantinya turis-turis juga akan banyak mengunjungi pasar rakyat. Wisatawan akan menunggu-nunggu hari pasar rakyat nasional.\

 Menumbuhkan Harmoni dan Kebersamaan




Tentunya untuk hal tersebut dapat terealisasikan pertama tama kita harus membenahi kondisi pasar kita yang sekarang agar dapat menarik perhatian orang lain. Danamon Peduli adalah salah satu cara mendongkrak kualitas dan kenyamanan pasar dengan menjalankan program Pasar Sejahtera (Sehat, Hijau, Bersih, Terawat) yang menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menjaga pasar rakyat bersama sama. 

Kesadaran memanglah hal yang paling penting. Apapun fasilitas yang ada, jika tidak ada yang mau menjaga dan merawat bersama sama, maka kondisi baik sebaik apapun tidak akan bertahan lama. Rasa kebersamaan dan harmoni untuk memiliki pasar rakyat inilah yang akan menjadi senjata utama untuk memelihara dan melestarikan keberadaan pasar rakyat. 

Mari kita dukung terwujudnya wacana Festival Pasar Rakyat Nasional. Hari festival pasar Nasional dapat menjadi salah satu cara paling efektif untuk membentuk kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga dan melestarikan pasar rakyat. Dengan rasa kebersamaan yang dimiliki akan terjaga keberlangsungannya. Pasar rakyat akan menumbuhkan nilai nilai luhur bangsa  Indonesia yang mulai pudar, serta menandakan kebangkitan ekonomi Indonesia.