Selasa, 08 Mei 2018

Malam Iman Jurnalistik di PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) ,Samarinda



S
esi ke tiga pelatihan jurnalistik kaltim post diisi oleh wartawan senior kaltim post Bapak ismail rifandi. Kegiatan ini dimulai 30 menit lebih lama dari jadwal dikarenakan ada kendala oleh pemateri. Bapak Rifandi Ismail mengisi waktu pelatihan kali ini dengan menjelaskan tentang rukun
Iman Jurnalistik.
Berita itu dibutuhkan oleh pembaca, dan berita yang baik itu seharusnya memenuhi beberapa syarat. Di Kaltim Post sendiri ada sebuah rangkaian syarat kualitas berita yang biasa dikenal dengan “Rukun Iman Pemberitaan”.
Rukun Iman pemberitaan yang mereka pegang, digunakan untuk menarik minat pembaca. Prinsip berita yang layak dalam rukun iman harus memenuhi syarat baru, langka, unik, menyangkut manusia, historic atau yang pertama, melibatkan tokoh, menyangkut kemenangan atau tragedy, dan memiliki dampak susulan
Dalam penyampaiannya pun, kita di sarankan untuk meliput sesuatu yang dekat dan akurat. Kaltim post sendiri menjaga keakuratan berita yang mereka berikan dengan melakukan pengecekan kembali, menimbang perspektif berbeda, penggunaan kamus dan diksi yang benar, serta bijak memilih kata.
Beliau lanjut menceritakan pentingnya keakuratan  sebagai wartawan dan bagaimana efek sebuah kesalahan akan berujung Panjang pada kredibilitas media penyedia berita.
Sesi terakhir kelas diisi dengan parktik membuat sebuah berita sepanjang satu paragraph dalam lima menit yang memenuhi syarat syarat rukun iman pemberitaan. Beberapa peserta diminta untuk melakukan presentasi ke depan untuk di review berita yang dibuat. Setelah presentasi, sesi pelatihan ini akhirnya selesai pada pukul 9.20 di malam hari.

Contoh berita yang saya buat:
Kamis, 4 may 2018. Ibu susi pudjiastuti memimpin konvoi ribuan motor gede kelulusan anak SMA bersama siswa siswa SMA se Kalimantan untuk ke kantor dinas pendidikan nasional . Bapak muhadjir effendy menyatakan kegembiraannya karena siswa SMA 96% lulus dan tingkat kesulitan soal ujian akan di perbaiki dan ditingkatkan tahun depan. Selain itu konvoi yang mengikutsertakan jutaan botol pilox ini membangkitkan wacana untuk membuat harga pilox naik 10x iipat menjelang kelulusan tiap tahun agar budaya coret coret baju berkurang.